Memilih tertawa
Karya: Sri Eka Warnita Meuraxa Kau memilih tertawa Daripada peduli Kau memilih sekedar tahu bukan peduli Kau memilih saling melempar sindiran Daripada intropeksi hati
Hidup adalah lembaran kertas kosong yang diisi dengan mimpi dan harapan. Jika kamu menyia-nyiakan setiap lembarnya. Maka merapulah dalam jiwa-jiwa yang hampa tanpa roh. Semesta akan membuktikan apapun yang kamu inginkan.